Hak seorang Muslim

Terdapat 27 hak seorang Muslim yang disenaraikan oleh pengarang kitab Bimbingan Mukminin. Berikut akan disenaraikan satu persatu dalam pecahan 6 posting kesemuanya.

Pertama: Mula-mula hendaklah engkau memberi salam kepadanya, setiap kali bertemu dengannya.

Bila ia mengundangmu, hendaklah engkau mengabulkannya Bila ia bersin, engkau mendoakannya dengan yarhamukallah (moga-moga Tuhan merahmatimu). Bila ia sakit, engkau menziarahinya. Bila ia mati engkau hadiri jenazahnya. Bila bersumpah, engkau tunaikan (penuhi) sumpahnya. Bila ia meminta masihat engkau menasihatinya. Bila ia tidak ada, engkau memelihara nama baiknya.

Kedua: Hendaklah engkau mencintainya, sebagaimana engkau mencintai dirimu sendiri, ataupun engkau membencinya sebagaimana engkau membenci dirimu sendiri juga.

Bersabda Rasulullah s.a.w.:

“Perumpamaan orang-orang Mu’min dalam saling kasih-mengasihi dan sayang-menyayangi, laksana sebatang tubuh, bila salah satu anggotanya mengaduh sakit, seluruh anggota yang lain sama-sama merasa demamnya dan berjaga malam.”

Sabdanya lagi:

“Seorang Mu’min kepada Mu’min yang lain, bagaikan suatu bangunan yang satu mengukuhkan yang lain.”

Ketiga: Jangan sekali-kali menyakiti sesama Muslimin dengan perbuatan atau percakapan.

Sabda Rasulullah s.a.w:

Seorang Muslim ialah orang yang terselamat kaum Muslimin yang lain dari bencana lidahnya dan tangannya. Dan seorang Mu’min pula ialah orang yang terrasa aman daripadanya kaum Mu’minin lainnya ke atas diri dan harta benda mereka. Dan orang Muhajir (yang berpindah negeri), ialah orang yang meninggalkan kejahatan dan menjauhi daripadanya.”

Sabdanya lagi:

“Tiada halal bagi seorang Muslim menakut-nakutkan Muslim yang lain.”

Keempat: Hendaklah engkau merendahkan diri terhadapnya Muslim yang lain, dan jangan berlaku sombong terhadapnya.

Sabda Rasulullah s.a.w.:

“Sesungguhnya Allah Ta’ala mewahyukan, agar kamu merendah diri sehingga seseorang kamu tiada membesarkan diri ke atas yang lainnya.”

Kelima: Janganlah engkau mendengar berita-berita buruk yang disampaikan orang yang berlaku antara satu dengan yang lain, atau pun menyampaikan berita-berita yang didengarnya itu dari seorang kepada yang lain.

Ada sebuah Hadis yang berbunyi:

Tidak akan masuk syurga orang yang suka menyampaikan berita-berita buruk kepada yang lain.”

Keenam: Jangan sampai tiada bertegur sapa terhadap seorang Muslim yang dikenalnya lebih dari tiga hari berturut-turut, betapa pun dia marah kepada Muslim itu.

Sabda Rasulullah s.a.w.:

“Tiadalah halal bagi seorang Muslim meninggalkan (tidak bertegur sapa) saudaranya Muslim yang lain lebih dari tiga hari, mereka keduanya berjumpa lalu yang satu memalingkan muka dari yang lain, dan adalah sebaik-baik orang di antara keduanya ialah orang yang memulakan salam terlebih dulu.”

Berkata Saiyidatina Aesyah r.a.:

Rasulullah s.a.w tidak pernah merasa jengkel sama sekali, melainkan apabila dilanggar larangan-larangan Allah lalu Allah akan turut sama merasa jengkel terhadap pelanggarnya.

Dalam sebuah Hadis yang lain pula:

Tiada seseorang yang menerima keampunan dari Allah Ta’ala, melainkan ia bertambah mulia di sisiNya.

Akan bersambung lagi hak seorang Muslim dalam posting berikutnya.

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

%d bloggers like this: